Pages

Rabu, 11 Juli 2012

INSTRUMEN, TEKNIK PENGUMPULAN DATA DAN ANALISIS DATA

 INSTRUMEN
Intrumen adalah alat untuk mengumpulkan data, khususnya dalam penelitian kuantitatif. Sedangkan dalam penelitian kualitatif-naturalistik, peneliti akan lebih banyak menjadi instrumen, karena dalam penelitian kualitatif peneliti menjadi key-instrument.

Instrumen penelitian digunakan untuk mengukur variabel yang diteliti. Sehingga jumlah instrumen adalah sebanyak jumlah variabel yang akan diteliti.

Karena digunakan untuk mengukur variabel dan akan menghasilkan data kuantitatif, maka biasanya instrumen penelitian (kuantitatif) menggunakan skala untuk pengukuran.

MACAM-2 SKALA
Skala Likert, digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang mengenai suatu fenomena. Dengan skala Likert, variabel yang akan diukur dijabarkan dalam menjadi indikator-indikator variabel. Indikator variabel dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. Jawaban setiap instrumen dlm skala Likert memiliki gradasi dari sangat positif sampai negatif. Biasanya berupa kata-kata : sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju, sangat setuju. Skala Likert menggunakan 2,3,4,5 atau sampai 7 interval.

Skala Guttman, biasanya menggunakan jawaban tertutup, YA-TIDAK, Benar-Salah, Pernah-Tidak Pernah, Positif-Negatif. Skala Guttman hanya menggunakan 2 interval.

Semantic Defferensial, juga digunakan untuk mengukur sikap, perspeksi, pendapat seseorang atau kelompok orang. Skala ini disusun dengan satu garis kontinum yang jawabannya “sangat positif” berada dibagian kanan garis, sedangkan “sangat negatif “berada di sebelah kiri garis

Rating Scale, biasanya hanya mengunakan rating dari item-item pertanyaan atau pernyataan.

DATA & TEKNIK PENGUMPULANNYA
Fakta, atau bagian dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, simboll-simbol, gambar-gambar, kata-kata, angka-angka, huruf-huruf, atau simbol-simbol yang menunjukkan suatu ide,objek, kondisi, atau situasi dan lain-lain.  

Kata data merupakan bentuk jamak dari datum yang berarti informasi. Data dapat berupa apa saja dan dapat ditemui di mana saja. Kemudian kegunaan dari data adalah sebagai bahan dasar yang obyektif (relatif) di dalam proses penyusunan kebijaksanaan dan keputusan oleh Pimpinan Organisasi. 

So, infomasi bisa dibedakan dengan data. Infomasi merupakan makna yang diperoleh dari data setelah melalui penalaran atau analisis tertentu. 

Jenis data
Data primer & data sekunder
Data kuantitatif & data kualitatif

SUMBER DATA
Narasumber (informan, responden)
Peristiwa atau aktifitas
Tempat atau lokasi
Dokumen atau arsip

Sampling
Populasi
Sampel penelitian
Teknik Sampling : purposive sampling, random sampling
Dalam penelitian kuantitatif, teknik sampling digunakan untuk melakukan generalisasi statistik berdasarkan karakteristik populasi yang hendak diwakili.
Dalam penelirtian kualitatif, teknik sampling digunakan dalam rangka membangun generalisasi teoritik. Pemilihan sampel lebih selektif.

METODE PENGUMPULAN DATA
-Observasi : observasi partisipan dan observasi non partisipan
-Interview : wawancara informal, wawancara berpetunjuk, wawancara oleh tim panel, FGD, wawancara terbuka/tertutup, wawancara terstruktur/tak-terstruktur, wawancara mendalam, dsb.
-Dokumentasi
Melalui dokumen-dokumen atau arsip-arsip.
Sebagai sebuah cara, teknik dokumentasi juga diartikan sebagai cara mendikumentasikan data-data melalui alat bantu separti foto, video dan seabagainya.
-Trianggulasi
Triangulasi diartikan sebagai teknis pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Dalam triangulasi, sebenarnya peneliti mengumpulkan data yang sekaligus menguji krediblitas datadengan berbagai teknik penguimpulan data berbagai sumber

ANALISIS DATA
-Rangkaian kegiatan penelaahan, pengelompokan, sistematisasi, penafsiran, dan verifikasi data agar sebuah fenomena memiliki makna sosial, akademis dan ilmiah (Imam Suprayogo).
-Tidak ada metode yang baku
-Dalam penelitian kuantitatif (strukturalistik), analisis data secara kronologis. Sedangkan dalam penelitian kualitatif (fenomenologis, interaksionis), analisis data dilakukan secara berkelanjutan sejak perumusan masalah.

TAHAPAN ANALISIS DATA (PENELITIAN KUALITATIF)
  Analisis dalam proses pengumpulan data. Kegiatan ini antara lain meliputi :
                - menetapkan fokus penelitian
                - menyusun temuan-temuan sementara
                - membuat rencana pengumpulan data lanjutan
                - pengembangan pertanyaan2
                - Penetapan sasaran2 pengumpulan data

Reduksi data
Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, menfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya.

Penyajian Data
Dalam penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart dan sejenisnya. Yang paling sering digunakan dalam penelitian kualitatif disajikan dalam bentuk teks naratif. Kandungan sajian pada lazimnya (sekurang-kurangnya) meliputi : latar belakang, permasalahan, metodologi, temuan, kesimpulan.

 Menarik Kesimpulan
kesimpulan alam penelitian kualitatif mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal, tetapi mungkin juga tidak (karena sifatnya masih sementara).   

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons